Rabu, 10 Februari 2021

Ikhlas?

Hai sang aku, apa kabar? sang aku sehat ajakan?
Gimana kisahnya tahun ini? Apakah bahagia?
Kalo kisahnya tetap sama, yaudah istirahat lagi dulu.
Sang aku jangan capek-capek ya, kesehatanmu lebih penting dari segalanya.
Bahkan kesehatanmu lebih penting daripada dia.

Jangan buang air matamu ya wahai sang aku.
Karena orang yang benar-benar cinta takkan pernah tega.
Dia yang kamu anggap rumah, ternyata baginya kamu hanya tamu.
Yaudah yuk! Ga usah terlalu berekspetasi banyak lagi pada manusia.
Sang aku pantas bahagia, sedangkan mencintainya tak membuatmu bahagia kan?

Sang aku hebat, dia bisa berjuang sendirian hingga sejauh ini.
Hanya saja dia itu yang ga sadar kalo sang aku ada.
Ayo ikhlasin! Lepasin aja, suatu saat nanti sang aku bakal bahagia lagi kok.
Mungkin sang esa masih menyeleksi orang yang pantas untuk sang aku.
Jangan sedih lagi ya wahai sang aku, sang esa sedang mencarinya untukmu.

Hai februari! Bangkit Yuk!

Hai februari, jangan mengulang kesalahan di januari yaa..

Jalani apa yang ingin kamu jalani, jika kamu capek? yaudah istirahat dulu, kesehatanmu lebih penting.

Dia yang kamu cinta akan ngerti kok suatu saat nanti, betapa tulusnya kamu dalam mencintainya.

Kenapa kamu bertahan sejauh ini? Emang masih kuat? Kalo ga kuat gpp, ga usah maksa.

Januari udah banyak sakitnya dan kamu masih menahan sakit hingga februari? Kenapa?

Kenapa kamu terlalu bodoh soal cinta? Lepaskan jika tak bisa bertahan, kamu pantas bahagia.

Mungkin dia tidak pantas untukmu, saat bersamanya kamu bukan menjadi dirimu. Kamu sadar ga?


Bangkit yuk!!! Angkat mahkota dikepalamu!

Kamu bisa kok, berjuang itu bukan persoalan siapa yang paling kuat ataupun yang paling cinta.

Berjuang itu adalah bersama, dia tidak pantas dicintai jika dia tak pernah menggangapmu ada.

Jangan terjatuh lagi ya wahai kamu! Cukup sampai disini dan ingat ini terakhir kalinya.

Jangan jatuhkan lagi harga dirimu pada orang yang buta akan ketulusan. Kamu ingat ya!

Jangan ada lagi kesalahan yang sama untuk selanjutnya, lepaskan dia dan kamu harus bahagia.


Dan teruntuk dia yang kamu cinta,

Terimakasih telah membuatnya jatuh kembali,

Luka lamanya aja belum sembuh tapi kamu telah membuat luka baru lagi padannya. 

Sungguh hebat sekali ya kamu, dia yang menganggapmu rumah tapi bagimu dia hanyalah tamu.