Sebelumnya kita memang tak pernah berkenalan,
bagiku mencari tau tentangmu pun tak ada pentingnya.
Tapi yang ku tahu kini,
kita sama - sama mempunyai sebuah rasa.
rasa suka dan rasa canggung yang teramat sangat.
Untuk kita yang masih punya rasa canggung ini,
berjuang dan bertahanlah untuk sebuah hati dan mimpi yang baru.
Jika kita tak sengaja bertemu ataupun sengaja dipertemukan, sapalah hatiku dengan senyummu. Lalu perlahan rubalah hatiku supaya menjadi milikmu selalu.
---- @Cappucinnorindu.id
Jumat, 27 Desember 2019
Senin, 23 Desember 2019
Rinduku Bersemayam Air Mata
Hai rindu, apa kabarmu hari ini?
Aku berharap semoga kamu bahagia selalu
Ingin sekali rasanya aku bercerita padamu
Tapi sangat mustahil sepertinya untukku bercerita
Kamu terlalu bahagia untukku yang sedang sedih
Hai rindu, aku mohon kamu jangan pergi dulu
Tetaplah disana dan aku mohon berjuanglah
Berjuanglah denganku, agar kita sama-sama bisa bahagia
Sulit untukku berbahagia sekarang, entalah--
Tak ada yang terlalu penting, dan tak ada yang istimewa
Hai rindu, tetaplah ada untukku dan tetaplah seperti itu
Jangan khawatir tentang kenapa aku bisa bersedih?
Aku juga hanya manusia biasa, manusia yang penuh dosa--
Air mata diciptakan memang untuk menangis bukan?
Jadi, tak masalah jika aku ingin bercerita lewat air mata?
Aku berharap semoga kamu bahagia selalu
Ingin sekali rasanya aku bercerita padamu
Tapi sangat mustahil sepertinya untukku bercerita
Kamu terlalu bahagia untukku yang sedang sedih
Hai rindu, aku mohon kamu jangan pergi dulu
Tetaplah disana dan aku mohon berjuanglah
Berjuanglah denganku, agar kita sama-sama bisa bahagia
Sulit untukku berbahagia sekarang, entalah--
Tak ada yang terlalu penting, dan tak ada yang istimewa
Hai rindu, tetaplah ada untukku dan tetaplah seperti itu
Jangan khawatir tentang kenapa aku bisa bersedih?
Aku juga hanya manusia biasa, manusia yang penuh dosa--
Air mata diciptakan memang untuk menangis bukan?
Jadi, tak masalah jika aku ingin bercerita lewat air mata?
Yang aku mau, rindu selalu ada untukku.
--- @Cappucinnorindu.id
--- @Cappucinnorindu.id
Selasa, 05 November 2019
Cerita Jingga Dan Bintang
Hai! Perkenalkan,
Nama aku senjakala
Tapi banyak orang memanggil ku;
Dengan sebutan jingga.
Kata mereka jingga itu cocok untukku,
Entah darimana awalnya yang jelas itu lucu bagiku.
Kata temanku warna paling indah itu jingga--
Dan asal kalian tau, temanku ini tukang cinta hahaha
Gimana ga di bilang tukang cinta??
Dia bucin, dia juga sering gombal; kurang apalagi coba?
Oh iya! Temanku ini namanya bintang,
Tapi ia tidurnya sering kali di siang bukannya malam.
Aku disini, mau bercerita tentang bintang.
Iya! Bintang adalah salah satu teman terbaikku,
Kita sudah berteman dari masa lampau;
Sebelum negara api menyerang tepatnya.
Dan sekarang, bintang sedang berpetualang.
Ia lagi sibuk mencari sosok bulan di galaksi barunya,
Sang bintang tak berpamitan denganku,
Yang aku tahu; dia sangat kecewa padaku kemarin.
Aku adalah jingga yang tak bisa berbuat banyak,
Sedangkan bintang tak dapat memaksakannya;
Kami jauh sekarang, bukan lantas negara api,
Tapi karena jingga dan bintang tak akan bisa bersama lagi.
----@Cappucinnorindu.id
Senin, 04 November 2019
My Fantasy World? No! You're My World.
Tidak, tidak. Kau salah!
Aku tak seperti apa yang terlihat diluar sana.
Aku tak percaya pada dunia maya,
Buatku dunia maya; hanya dunia fantasiku saja.
Selebihnya aku hidup disini,
Di dunia nyataku sama seperti dirimu.
Jika kau tak keberatan,
Dan jika aku diperbolehkan.
Aku mau berkenalan lebih jauh denganmu,
Untuk membahas apapun itu,
Mungkin bisa dari tentang cita-citamu,
Atau bisa juga tentang masa depan kita?
Intinya pesonamu sungguh membuatku luluh.
Bahkan di dunia fantasiku pun,
Tak ada sosok indah sepertimu.
Tapi sepertinya,
Yang ingin mengenalmu bukan hanya aku.
Aku lihat banyak sekali diluar sana,
Dari berbagai macam tipe perempuan;
Yang lebih baik akhlaknya dan cantik rupanya.
So yaps! And i see!
Mereka mendekatimu dengan cara mereka,
Sementara aku mendekatimu dengan caraku seperti ini.
Orang banyak yang bilang, kalo jodoh tak kemana kan?
Aku percaya akan itu dan takdir sang kuasa.
Asal kau tahu bahwa aku dan Tuhan kini.
Sudah bersekutu untuk memiliki hatimu :)
----@Cappucinnorindu.id
Rabu, 23 Oktober 2019
Coffe Latte Untuk Tuan
Hai tuan! Bolehkah aku bertanya padamu?
Untuk sekarang pertanyaanku hanya sedikit.
Aku hanya ingin tahu;
Tentang dirimu, hobimu dan kisahmu.
Teruntuk tuan, perkenalkan inilah "sang aku".
Sang aku adalah salah satu penggemar hatimu,
Hobiku hanyalah makan, tidur dan mengangumimu.
Tapi sayang, cintaku hanya dalam diamku.
Wahai sang tuan,
Bolehkah singgah sebentar bersamaku disini?
Duduklah dulu; sembari aku membuatkan kopi untukmu.
Cappuccinno dan V60 adalah kopi favoritku,
Tapi untukmu, akan ku buatkan secangkir coffee latte.
Iya akan aku buatkan kopi manis itu untukmu
Cita rasa coffee latte yang unik, creamy dan sedikit manis
Mungkin pas untuk awal perkenalan kita.
Jadi jika tuan suka coffee latte buatanku.
Aku tak melarangmu untuk berlama-lama disini,
Menetap untuk selamanya; juga boleh jika tuan mau.
Malah aku senang bisa membuatkanmu kopi tiap hari.
Jadi, maukah tuan duduk sebentar disini?
Dan bersediakah tuan untuk bercerita dan menetap bersamaku?
---- @Cappuccinnorindu.id
Senin, 14 Oktober 2019
Sang Maha vs Sang Hati
Teruntuk hati yang sedang pilu, bersabarlah
Kau sedang disuruh tuhan banyak istirahat
Jiwamu sedang tak baik-baik saja katanya
Tidak usah berfikir tentang dunia yang fana
Dunia terlalu keras untuk hatimu yang terluka
Nampaknya tuhan sedang ingin menyayangimu
2 dari 99 namanya sering sekali ia beri untukmu
Katanya; Dia Maha Penyanyang---
Dia juga sering bilang; Dia Maha Pemaaf---
Kau harus percaya padanya, datanglah di sepertiganya
Teruntuk hati yang sedang lara, bersabarlah
Dunia itu atribut saja, sementara kau yang mengelola
Tenanglah,
Kau tak sendiri diantara banyaknya dosa-dosa
Bahagialah wahai jiwa yang lara,
Dengan cara yang kau suka
Berkelanalah dengan tuhanmu;
Ajaklah ia dalam langkahmu
------ @cappuccinorindu.id
Kau sedang disuruh tuhan banyak istirahat
Jiwamu sedang tak baik-baik saja katanya
Tidak usah berfikir tentang dunia yang fana
Dunia terlalu keras untuk hatimu yang terluka
Nampaknya tuhan sedang ingin menyayangimu
2 dari 99 namanya sering sekali ia beri untukmu
Katanya; Dia Maha Penyanyang---
Dia juga sering bilang; Dia Maha Pemaaf---
Kau harus percaya padanya, datanglah di sepertiganya
Teruntuk hati yang sedang lara, bersabarlah
Dunia itu atribut saja, sementara kau yang mengelola
Tenanglah,
Kau tak sendiri diantara banyaknya dosa-dosa
Bahagialah wahai jiwa yang lara,
Dengan cara yang kau suka
Berkelanalah dengan tuhanmu;
Ajaklah ia dalam langkahmu
------ @cappuccinorindu.id
Jumat, 11 Oktober 2019
Untuk Hatiku, Maaf!
Dari : Aku
Untuk : Sang Hati
Untuk hatiku, maafkan aku.
Maafkan aku yang tak pernah mau mencari.
Maafkan aku yang tak bisa diajak bersinergi,
Maaf, ku akui aku tak dapat mencintai.
Untuk hatiku, maafkan aku.
Maafkan aku yang telah melukai janji.
Maafkan aku yang tak bisa memberi,
Maaf, Aku salah dan tiba kau luka lagi.
Untuk Hatiku, maafkan aku.
Maafkan aku yang tak selalu setia berdiri.
Maafkan aku yang tak bisa meraih mimpi,
Maaf, Aku pergi agar tak menyakiti.
Untuk hatiku sekali lagi, maafkan aku.
Maafkan aku yang masih suka berkelana ini.
------- @Cappuccinorindu.id
Untuk : Sang Hati
Untuk hatiku, maafkan aku.
Maafkan aku yang tak pernah mau mencari.
Maafkan aku yang tak bisa diajak bersinergi,
Maaf, ku akui aku tak dapat mencintai.
Untuk hatiku, maafkan aku.
Maafkan aku yang telah melukai janji.
Maafkan aku yang tak bisa memberi,
Maaf, Aku salah dan tiba kau luka lagi.
Untuk Hatiku, maafkan aku.
Maafkan aku yang tak selalu setia berdiri.
Maafkan aku yang tak bisa meraih mimpi,
Maaf, Aku pergi agar tak menyakiti.
Untuk hatiku sekali lagi, maafkan aku.
Maafkan aku yang masih suka berkelana ini.
------- @Cappuccinorindu.id
Minggu, 29 September 2019
Tuhan & Kau Tidak Libur
(/2/)
Di dalam bianglala,
Segalanya terasa sumuk.
Tuhan membawa 99 namanya,
sementara aku hanya punya satu nama:
" kau."
Ini hari minggu,
Tapi Tuhan datang berkunjung.
Dia sediakan pundaknya untukku-bersandar.
Tuhan Maha Penyayang, katanya.
masih ada 98 Maha lagi untuk kesedihanmu.
ini hari minggu.
Tuhan
—dan kau
tidak juga mau libur.
Di dalam bianglala,
Segalanya terasa sumuk.
Tuhan membawa 99 namanya,
sementara aku hanya punya satu nama:
" kau."
Ini hari minggu,
Tapi Tuhan datang berkunjung.
Dia sediakan pundaknya untukku-bersandar.
Tuhan Maha Penyayang, katanya.
masih ada 98 Maha lagi untuk kesedihanmu.
ini hari minggu.
Tuhan
—dan kau
tidak juga mau libur.
Tuhan & Kau Tidak Libur
(/1/)
hari minggu, waktunya rekreasi.
aku akan pergi naik bianglala
memikirkan kau sesuka hati
di atas sana.
—oh, tidak!!
Tuhan ingin turut serta!
padahal sengaja aku tanggalkan dia
jauh-jauh waktu di kamar gelap.
aku bilang, hari ini aku punya agenda rahasia.
aku masih punya moral, tidak mau mencampur
bayang-bayang cabul dengan rapal doa.
tapi dia bilang, Tuhan serba tahu.
ya sudah, daripada aku serba salah.
dan berangkatlah kami
menuju loket yang antriannya mendadak sepi
ketika aku dan Tuhan berjalan bersisian.
"aku beli tiket bianglala."
nona loket yang lusuh dan kurang makan itu memberi aku satu.
"aku bersama Tuhan," kataku
"Tuhan, kan, tidak suka bermain-main," senyumnya bertanya.
dasar kuno!
bukankah kata orang Tuhan Maha Asyik?
hari minggu, waktunya rekreasi.
aku akan pergi naik bianglala
memikirkan kau sesuka hati
di atas sana.
—oh, tidak!!
Tuhan ingin turut serta!
padahal sengaja aku tanggalkan dia
jauh-jauh waktu di kamar gelap.
aku bilang, hari ini aku punya agenda rahasia.
aku masih punya moral, tidak mau mencampur
bayang-bayang cabul dengan rapal doa.
tapi dia bilang, Tuhan serba tahu.
ya sudah, daripada aku serba salah.
dan berangkatlah kami
menuju loket yang antriannya mendadak sepi
ketika aku dan Tuhan berjalan bersisian.
"aku beli tiket bianglala."
nona loket yang lusuh dan kurang makan itu memberi aku satu.
"aku bersama Tuhan," kataku
"Tuhan, kan, tidak suka bermain-main," senyumnya bertanya.
dasar kuno!
bukankah kata orang Tuhan Maha Asyik?
Rindu Tak Bertuan~
Entahlah!
Aku sendiri bingung dari mana rasa ini mulai datang lagi
Yang jelas aku sedang rindu sang pemerhatiku dulu.
Iya! Aku sedang merindukan sosok bayangan itu
Yang entah dimana keberadan sang bayangan itu sekarang.
Aku sedang rindu, rindu ingin bertemu.
Ingin menyapamu lagi dari layar ponselku,
Menanyakan kabar yang entah apapun respon darimu,
Aku rindu akan hal lugu kita di zaman sekolah dulu,
Perihal menanyakan kabar,
Aku hanya ingin tahu kabarmu
Tak bermaksud mengganggu;
Ataupun merusak kebahagianmu sekarang.
Semoga apapun kabar darimu,
Aku tetap berdoa pada tuhan,
Untuk tetap menjagamu;
Dan menjaga kabar kita agar tetap baik-baik saja.
TITIK AKHIR--
Aku tak keberatan menunggumu lebih lama,
Jika pada akhirnya; kau yang dipilih tuhan di akhir cerita.
Pergilah.
Silahkan pergi menjelajah waktu,
Sepuasmu berpindah-pindah tak masalah bagiku.
Bermainlah di banyak hati.
Berlabuhlah di banyak tempat.
Berpetuanglah sampai rasa penasaranmu habis.
Lalu, putuskan bahwa memang bersamaku;
Jika pada akhirnya; kau yang dipilih tuhan di akhir cerita.
Pergilah.
Silahkan pergi menjelajah waktu,
Sepuasmu berpindah-pindah tak masalah bagiku.
Bermainlah di banyak hati.
Berlabuhlah di banyak tempat.
Berpetuanglah sampai rasa penasaranmu habis.
Lalu, putuskan bahwa memang bersamaku;
Adalah tujuan akhir dari semua perjalanan panjangmu itu :)
Langganan:
Postingan (Atom)